Minggu, 09 Oktober 2016

Review KD 3.1 - 3.7

Kesimpulan :
Image result for osi adalah


KD 3.1 

Lapisan fisik adalah lapisan pertama dalam OSI yang berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitek jaringan (Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. 
Dalam materi ini kita lebih mempelajari troubleshooting bentuk nyata , jadi kita lebih mudah memahaminya.

KD 3.2
 

Lapisan Datalink adalah lapisan kedua dari bawah dalam model osi yang berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain memahami troubleshooting pada lapisan ini kita juga jadi mengetahui apa itu mac 48 bit , switching transparan , bridging transparan , dan switch sebagai multi port jembatan.

KD 3.3

Lapisan jaringan atau Network layer adalah lapisan ketiga dari bawah dalam model referensi jaringan OSI , yang berfungsi sebagai pengantar paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing.


KD 3.4

Lapisan transpor atau transport layer adalah lapisan keempat dari model OSI , yang menyediakan layanan-layanan yang dapat diandalkan kepada protokol-protokol yang terletak di atasnya.

KD 3.5

Lapisan sesi atau Session layer adalah lapisan kelima dari bawah dalam model referensi jaringan OS ,  yang mengizinkan sesi koneksi antara node dalam sebuah jaringan dibuat atau dihancurkan.

KD 3.6

Lapisan presentasi adalah lapisan keenam dari bawah dalam model OSI ,Pada lapisan ini terjadi pembuatan struktur data yang didapatnya dari lapisan aplikasi ke sebuah format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. 

KD 3.7

Lapisan aplikasi adalah suatu terminologi yang digunakan untuk mengelompokkan protokol dan metode dalam model arsitektur jaringan komputer. Baik model OSI maupun TCP/IP memiliki suatu lapisan aplikasi.

^_^ Terimakasih telah membaca ^_^ 
 

KD 3.7 Lapisan Aplikasi Jaringan Lan


 
1. Pengertian

Lapisan aplikasi adalah suatu terminologi yang digunakan untuk mengelompokkan protokol dan metode dalam model arsitektur jaringan komputer. Baik model OSI maupun TCP/IP memiliki suatu lapisan aplikasi.

2. Fungsi

Sebagai alat pengumpul informasi dan data yang dikrimkan melalui jaringan

3. Troubleshooting Lapisan aplikasi

Aplikasi layer bergantung pada fungsi lapisan bawah untuk menyelesaikan proses komunikasi. Dalam aplikasi layer protocol menentukan pesan apa yang dipertukarkan antara host sumber dan tujuan , sintaks dari perintah control , jenis dan format data yang dikirim dan metode yang sesuai untuk pemberitahuan kesalahan dan pemulihan .

4. Hubungan antara TCP dan IP 

TCP ( Transmission Control Protocol ) bertugas memverifikasi pengiriman data yang benar dari client ke server. Sementara IP , memindahkan paket data dari node ke node.

5. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
 
DHCP adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. DHCP bersifat stand-alone, sehingga jika dalam sebuah jaringan terdapat beberapa DHCP server, basis data alamat IP dalam  Jaringan Komputer, Pertemuan 9   Sistem Informasi-UG sebuah DHCP Server tidak akan direplikasi ke DHCP server lainnya, artinya DHCP tersebut berbenturan, karena potokol IP tidak mengizinkan 2 host memiliki IP yang sama.

 6. Apa yang harus dilakukan bila pengguna tidak mendapatkan alamat IP?

Ubah konfigurasi dari DHCP menjadi static , karena dalam dhcp pembagian ipnya sedikit.

7. FTP (File Transfer Protocol)
 
FTP adalah sebuah protokol Internet yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP menggunakan protocol TCP port 21.




8. Telnet ( Telecommunications network )

Telnet adalah suatu protocol yang memungkinkan penggunanya dapat login dan bekerja pada sistem jarak jauh, seperti jika terdapat program maupun file yang tersimpan pada komputer jarak jauh tersebut berada di komputer pengguna itu sendiri. Singkatnya Telnet merupakan perangkat lunak (softwere) yang digunakan untuk melakukan kontrol jarak jauh pada sistem komputer.


9. Sun NFS (Network File System) 

NFS adalah sebuah kumpulan protokol yang digunakan untuk mengakses beberapa sistem berkas melalui jaringan. NFS merupakan sistem berkas terdistribusi yang dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc.

10. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)

HTTP adalah suatu protokol yang digunakan untuk mengirim dokumen atau halamamn dalam WWW atau World Wide Web.
 

KD 3.6 Lapisan Presentasi Jaringan Lan

1. Pengertian

Lapisan presentasi adalah lapisan keenam dari bawah dalam model referensi jaringan terbuka OSI. Pada lapisan ini terjadi pembuatan struktur data yang didapatnya dari lapisan aplikasi ke sebuah format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.

2. Protokol-protokol pada layer presentasion


• SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol)
• SNMP (Simple Network Management Protocol)
• RPC (Romote Procedure Call)

3. Troubleshooting Lapisan presentasi

 1. Kompresi dan enkripsi biasanya dianggap "opsional" , dan fitur terjemahan juga hanya diperlukan dalam keadaan tertenu.
 2. Bahwa fungsinya bisa dilakukan sebagai bagian dari layer aplikasi.
 
4. ASN 1  ( Abstrak sintaks notasi satu )


    ASN.1 adalah bahasa untuk menentukan standar tanpa penerapan. Ini adalah bahasa penulis standar. Ketika John Smith di CalTech ingin menulis rekomendasi untuk standarisasi prosedur yang salah satu komponen berikut untuk berbicara dengan komponen lain, ia menulis rekomendasi dalam notasi ASN.1, dan mengajukan rekomendasi untuk badan standar seperti ITU. ASN.1 memfasilitasi komunikasi antara profesional dan Komite dengan menawarkan bahasa umum untuk menggambarkan standar. ASN.1 ditetapkan di X.209 Rekomendasi ITU-T dan X.690.
5. X Windows
   X-Windows (atau X11 atau X) adalah sistem grafis dan windowing bagi sistem operasiUNIX dan sistem-operasi-mirip-UNIX yang dikembangkan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) .

Jumat, 07 Oktober 2016

KD 3.5 Lapisan Sesi Jaringan Lan

1. Pengertian

Lapisan sesi atau Session layer adalah lapisan kelima dari bawah dalam model referensi jaringan OS ,  yang mengizinkan sesi koneksi antara node dalam sebuah jaringan dibuat atau dihancurkan.


2. DNS (Domain Name System)

Merupakan aplikasi pelayanan di internet untuk menterjemahkan domain name ke alamat IP dan juga sebaliknya.

3. NetBIOS (Network Basic Input/Output System)

NetBIOS Adalah suatu antarmuka (interface) dan sebuah protokol yang dikembangkan oleh IBM. Fungsi protokol ini berkisar di atas tiga layer paling atas (session, presentation dan aplication). Dalam model ISO, NetBIOS memberikan suatu interface standard bagi layer dibawahnya.NetBIOS juga dapat digunakan sebagai sebuah API (Application Program Interface) untuk pertukaran data. Ia memberi programmer akses ke berbagai sumber data untuk menciptakan hubungan dua komputer atau antara dua aplikasi pada komputer yang sama. 

4. Protokol-Protokol Session Layer

-PAP ( Printer Access Protocol ) 

-NETBEUI-X Window

5. Logical Link Control (LLC) adalah salah satu dari dua buah sub-layer dalam lapisan data-link, selain lapisan Media Access Control (MAC), yang digunakan dalam jaringan Local Area Network (LAN). LLC merupakan bagian dari spesifikasi IEEE 802, dan protokolnya dibuat berdasarkan protokol High-level Data Link Control (HDLC). Kadang-kadang, LLC juga merujuk kepada protokol IEEE 802.2, yang merupakan protokol LAN yang paling umum diimplementasikan pada Lapisan LLC.

^-^thank you for reading^-^
   


Kamis, 06 Oktober 2016

KD 3.4 Lapisan Transportasi Jaringan Lan

1. Pengertian 

Lapisan transpor atau transport layer adalah lapisan keempat dari model referensi jaringan OSI. 

2. Fungsi 

menyediakan layanan-layanan yang dapat diandalkan kepada protokol-protokol yang terletak di atasnya.

3. UDP  (User Datagram Protocol)

Udp adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.

Satuan paket udp : segmen

4. TCP ( Transmission Control Protocol )

Suatu protokol yang berada di lapisan transport (baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSIatau model DARPA) yang berorientasi sambungan (connection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable).

5. NCP ( Netware Core Protocol )


Netware adalah sistem operasi (operating system) jaringan yang dikembangkan oleh Novell, dan protokol jaringan yang digunakan untuk berkomunikasi dengan client dalam network.

^-^thank you for reading^-^

KD 3.3 Lapisan Network Jaringan Lan

1. Pengertian

Lapisan jaringan atau Network layer adalah lapisan ketiga dari bawah dalam model referensi jaringan OSI. 

2. Fungsi


  • Berfungsi sebagai pengantar paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing.
  • Pengalamatan logis dan melakukan pemetaan (routing) terhadap paket-paket melalui jaringan.
  • Membuat dan menghapus koneksi dan jalur koneksi antara dua node di dalam sebuah jaringan.
  • Mentransfer data, membuat dan mengkonfirmasi penerimaan, dan mengeset ulang koneksi.

3. Router OS

Router OS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan sebagai router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan. Sistem operasi router sama dengan sistem operasi pada umumnya, bisa di install di satu komputer untuk kebutuhan jaringan dan ada juga yang sudah melekat pada hardware router.

4. Protokol lapisan jaringan 

IP ( Internet Protocol )
ARP ( Address Resolution Protocol )
RARP ( Reverse Address Resolution Protocol )
ICMP ( Internet Control Message Protocol )
RIP (Router Information Protocol)
OSFP (Open Shortest Path First)
IGMP (Internet Group Management Protocol)
IPX ( Internetwork Packet Exchange )
NWLink
NetBEUI
OSI
DDP
DECne

^-^Terimakasih telah membaca^-^

KD 3.2 Lapisan Datalink Jaringan Lan

1. Pengertian

Lapisan Datalink adalah lapisan kedua dari bawah dalam model osi  

2. Fungsi

Data Link Layer Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

3. Troubleshooting Datalink

Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan. 

4. MAC ( Media Access Control ) 48-bit

Mac 48 bit yaitu, Alamat unik yang memiliki panjang 48 bit ( 6 byte ) yang mengidentifikasikan sebuah komputer , interface dalam sebuah router , atau node lainnya dalam jaringan.

Untuk melakukan pengiriman data diperlukan kombinasi antara pengalamatan secara fisik dan pengalamatan secara logik pengalamatan secara logik biasa disebut dengan IP Address (nomor IP), berada pada layer network nomor IP diperlukan oleh perangkat lunak untuk mengidentifikasi komputer pada jaringan namun nomor identitas yang sebenarnya diatur oleh NIC  (Network Interface Card) atau kartu Jaringan yang juga mempunyai nomor unik.

5. Bridging Transparan 

Bridging Transparan  yaitu , penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat mac.

6. Switch sebagai multi port jembatan


Pengalih jaringan (atau switch) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan penjembatan taktampak (penghubung penyekatan (segmentation) banyak jaringan dengan pengalihan berdasarkan alama
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau penghala pada satu area yang terbatas, pengalih juga bekerja pada lapisan taut data (data link), cara kerja pengalih hampir sama seperti jembatan (bridge), tetapi switch memiliki sejumlah porta sehingga sering dinamakan jembatan pancaporta (multi-port bridge).

^-^Terimakasih telah membaca^-^


KD 3.1 Lapisan Fisik Jaringan Lan

1. Pengertian 

Lapisan fisik adalah lapisan pertama dalam model referensi jaringan OSI (lapisan ini merupakan lapisan terendah) dari tujuh lapisan lainnya.


Lapisan ini berhubungan dengan masalah listrik, prosedural, mengaktifkan, menjaga, dan menonaktifkan hubungan fisik. Lapisan ini juga berhubungan dengan tingkatan karakter, voltase, waktu perubahan voltase, jarak maksimal transmisi, konektor fisik, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan fisik. Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah hub, repeater, network adapter/network interface card, dan host bus adapter (digunakan di storage area network).



2. Fungsi 

Lapisan fisik berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitek jaringan (Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.


3.  Masalah pada lapisan fisik

a.Masalah jaringan karena kegagalan kabel jaringan

Masalah jaringan yang berdampak pada satu blok gedung karena putusnya kabel antar switch (uplink cable) atau bahkan berdampak pada sebagian besar komputer dalam jaringan Lan kita karena kegagalan backbone cable.

b.Kerusakan pada kabel dan konektor jaringan

c. Gangguan atau kerusakan pada Hub/switch

d.Koneksi antara komputer dengan acces point lambat.


4. Solusi Masalah - Masalah pada Lapisan Fisik

a. Status Jaringan “Connected” Namun Tidak Dapat Terhubung Ke Internet


Jalankan Web Browser Anda, dan cobalah untuk mengunjungi beberapa website :
Misalnya coba kunjungi http://wisatalinux.com . Jika dapat membuka satu website dan tidak dapat membuka website lain berarti jaringan komputer Anda baik-baik saja, dan kemungkinan masalah terletak pada ISP. Jika sama sekali tidak bisa terhubung, coba langkah berikutnya.
Coba untuk melepaskan sambungan modem ke line telepon, dan tunggu beberapa saat lalu pasang lagi, dan coba lagi untuk mengunjungi website.
Jika Anda terhubung dengan media wireless, cobalah untuk melepas kabel WAN pada Access Point, tunggu bebera saat dan sambungkan kembali dan coba lagi untuk mengunjungi website.
Cobalah untuk merestart komputer

Jika tetap belum terhubung juga, cobalah untuk menghubungi pihak ISP untuk meminta bantuan.

b.Status NIC atau Wireless: Disabled

Jika ini yang terlihat, coba untuk klik kanan pada icon tersebut dan klik Enable

c. Network Cable Unplugged

Coba periksa apakah kabel jaringan Anda telah terpasang pada port NIC, jika belum pasangkan kembali
Jika kabel jaringan sudah terpasang namun tetap tidak terhubung, cobalah untuk mengganti port lain pada switch.
Jika masih belum bisa, cobalah untuk mengganti kabel jaringan. Siapa tahu, kabel jaringan sudah rusak.
Jika tetap belum bisa, kemungkinan kerusakan terdapat pada Network Adapter, cobalah menggantinya dengan Network Adapter lain.

d. Wireless Connection Not Connected

Periksalah status perangkat wireless Anda pada Windows, pastikan dalam keadaan AktifCobalah untuk melakukan pencarian sinyal pada hotspot area.


^-^Terimakasih telah membaca^-^